Satu Sistem untuk Proyek Konstruksi dari Tender hingga Serah Terima
Dikembangkan berdasarkan studi kasus dan kebutuhan operasional PT Goldtek Utama Mandiri, Project Management System membantu perusahaan konstruksi mengelola tender, pelaksanaan proyek, pengadaan material, tenaga kerja, supplier, hingga biaya operasional dalam satu sistem terintegrasi.
Hubungkan data kantor dan lapangan, pantau progres pekerjaan, dan kelola biaya proyek dengan informasi yang lebih terstruktur.
Bagi kami, ini merupakan peluang yang luar biasa. Pengembangan sistem bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi memahami bagaimana bisnis berjalan dan menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi solusi yang relevan.
Memahami Tantangan Operasional
Pengelolaan proyek konstruksi cukup kompleks karena informasi berasal dari berbagai bagian, mulai dari kantor, tim lapangan, pengadaan, hingga manajemen. Dan mungkin hal ini tidak hanya terjadi di proyek konstruksi saja.
Ketika data tersebar di chat, spreadsheet, dan dokumen fisik, menelusuri informasi proyek secara menyeluruh dapat menjadi tantangan. Memantau realisasi biaya, memastikan status pengadaan material, mengevaluasi hasil tender, dan mengetahui progres pekerjaan membutuhkan informasi yang saling terhubung.
- Tim LapanganChat WA
"Butuh semen 50 sak untuk lantai 2"
- KantorSpreadsheet
Dicatat ulang ke rekap
- PengadaanForm kertas
Dicatat ulang ke form PO
- ManajemenRapat
Data mana yang terbaru?
Kebutuhannya bukan sekadar memindahkan pencatatan ke sistem digital, tetapi membangun alur informasi yang lebih terstruktur agar setiap bagian dapat menjalankan perannya dengan lebih baik.
Pendekatan Dakana
Kami menerjemahkan kebutuhan operasional tersebut ke dalam rancangan sistem yang menghubungkan proses pengelolaan proyek dari awal hingga akhir. Pengembangan dilakukan dengan mempertimbangkan alur kerja, kebutuhan setiap divisi, keterkaitan data, serta pembagian akses berdasarkan tanggung jawab pengguna. Pengembangan sistem ini sekaligus memberikan ruang untuk pengembangan sesuai kebutuhan perusahaan ke depannya.
Solusi yang Dibangun
Enam modul yang saling terhubung untuk mendukung pengelolaan proyek konstruksi dari awal hingga akhir.
Tender Management
Kelola proses tender dengan pencatatan yang terstruktur, dari evaluasi awal hingga hasil akhir.
Pantau setiap peluang tender, dokumentasikan keputusan, dan evaluasi hasil penawaran dalam satu sistem. Riwayat tender membantu tim memahami perkembangan proses dan menjadi referensi untuk strategi penawaran berikutnya.
Aanwijzing & Evaluasi Tender
Dashboard Tender
Analisis Hasil Tender
Project Management
Pantau progres, rencana, dan anggaran proyek dalam satu dashboard.
Kelola struktur pekerjaan sesuai kebutuhan proyek dan hubungkan progres aktual dengan rencana serta nilai pekerjaan. Informasi yang terintegrasi membantu manajemen memantau kondisi proyek dan mengidentifikasi pekerjaan yang memerlukan perhatian.
Struktur Pekerjaan Fleksibel
Monitoring Progres
Kurva S
Perhitungan Progres Berbasis BoQ
Dashboard Proyek
Procurement & Material Management
Kelola permintaan barang dan pembelian material dengan proses yang lebih terorganisasi.
Hubungkan kebutuhan material dari lapangan dengan proses pengadaan dan dokumentasi pembelian. Riwayat transaksi membantu tim menelusuri permintaan barang dan mengevaluasi harga sebelum melakukan pemesanan.
Otomatisasi Nomor SPP
Dokumentasi Persetujuan
Perbandingan Harga
Riwayat Pengadaan
Workforce & Operational Cost Management
Hubungkan biaya tenaga kerja dan pengeluaran operasional dengan aktivitas proyek.
Kelola kebutuhan tenaga kerja, pembayaran subkontraktor, alokasi biaya staf, dan pengeluaran harian dalam satu sistem. Pencatatan yang terhubung dengan pekerjaan membantu perusahaan memahami penggunaan biaya proyek secara lebih terstruktur.
Manajemen Subkontraktor
Rekap Upah Tukang
Integrasi Data Staf HRGA
Pengelolaan Biaya Staf
Kas Operasional Proyek
Supplier Management
Bangun database supplier terpusat untuk mendukung pengadaan yang lebih transparan.
Kelola informasi pemasok dan riwayat pembelian dalam satu tempat. Data yang konsisten membantu perusahaan mengidentifikasi supplier, menelusuri transaksi, dan menggunakan informasi historis sebagai dasar evaluasi.
Database Supplier
Validasi Supplier untuk PO
Riwayat Pembelian Supplier
Item & Price History
Gunakan riwayat harga material untuk mendukung perencanaan anggaran yang lebih terukur.
Manfaatkan data pembelian terdahulu sebagai referensi penyusunan BoQ dan evaluasi penawaran supplier. Riwayat harga membantu tim memperoleh gambaran harga berdasarkan transaksi yang pernah dilakukan perusahaan.
Riwayat Harga Lintas Proyek
Pencarian dan Filter Item
Referensi Harga untuk BoQ
Sistem yang Sudah Berjalan
Tampilan antarmuka Project Management System dari fitur yang digunakan tim klien setiap hari.



Satu Sistem untuk Berbagai Peran dalam Proyek
Project Management System menghubungkan kebutuhan manajemen, administrasi, tim lapangan, dan HRGA melalui informasi yang terintegrasi dan akses sesuai kewenangan.
Manajemen
- Memantau status dan nilai setiap tender
- Melihat deviasi rencana vs. realisasi proyek
- Memantau anggaran dan pengeluaran proyek
- Mengakses laporan ringkas lintas proyek
Admin
- Mengelola data proyek, pengadaan, dan supplier
- Memproses permintaan barang dan Purchase Order
- Mencatat transaksi dan biaya operasional
- Menelusuri riwayat pembelian dan dokumen
Tim Lapangan
- Mencatat progres pekerjaan harian
- Mengajukan permintaan material
- Melihat jadwal dan target pekerjaan
- Mencatat pengeluaran operasional lapangan
HRGA
- Mengelola data dan status kepegawaian
- Menyediakan informasi staf untuk kebutuhan proyek
- Mengelola data penggajian sesuai hak akses
- Menjadi referensi alokasi biaya staf proyek
Dengan data yang saling terhubung, setiap tim dapat bekerja berdasarkan informasi yang lebih konsisten dan mudah ditelusuri.
Evaluasi dan Pengembangan Selanjutnya
Bagi Dakana, sistem yang relevan perlu terus dievaluasi seiring berkembangnya kebutuhan bisnis.
Integrasi Anggaran dan Realisasi Biaya
Menghubungkan setiap pengeluaran dengan sub-pekerjaan terkait agar realisasi biaya dapat dibandingkan dengan anggaran secara lebih terperinci.
Integrasi Estimasi Tender dan Anggaran Proyek
Menggunakan estimasi dari tender yang dimenangkan sebagai dasar anggaran proyek sehingga data tidak perlu dimasukkan ulang saat proyek dimulai.
Keterhubungan Proses Pengadaan
Menghubungkan SPP, PO, dan surat jalan agar permintaan barang dapat ditelusuri dari pengajuan hingga penerimaan.
Analisis Hasil Tender
Mengembangkan dashboard untuk mengevaluasi hasil tender beserta alasan menang dan kalah sebagai bahan pertimbangan dalam strategi penawaran berikutnya.
Fleksibilitas Struktur BoQ
Menyesuaikan kedalaman struktur BoQ dengan kompleksitas setiap proyek, tanpa bergantung pada batas level yang tetap.
Penyelarasan Aturan Operasional
Memperjelas aturan terkait sumber anggaran maintenance, pencatatan gaji tukang, dan ambang batas peringatan anggaran agar implementasi sistem selaras dengan kebijakan perusahaan.
Poin-poin tersebut merupakan hasil evaluasi awal yang perlu dikonfirmasi dan diprioritaskan bersama tim Goldtek sebelum ditetapkan sebagai pengembangan lanjutan.
Digitalisasi sebagai Proses Kolaboratif
Setiap perusahaan memiliki alur kerja, tantangan, dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, solusi digital tidak selalu bisa disamakan antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.
Melalui kolaborasi dengan Goldtek, Dakana berfokus pada pengembangan sistem yang berangkat dari kebutuhan pengelolaan proyek konstruksi, dengan mempertimbangkan bagaimana setiap proses dapat terhubung dan dikembangkan lebih lanjut.
Kami percaya bahwa teknologi yang tepat bukan hanya membantu bisnis mengelola proses hari ini, tetapi juga memberikan ruang untuk menghadapi kebutuhan di masa mendatang.
Terbuka untuk Kolaborasi dengan Perusahaan Konstruksi
Dakana membuka peluang kerja sama dengan perusahaan konstruksi yang ingin mengembangkan proses bisnis melalui solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan operasionalnya.
Mulai dari pengembangan website perusahaan untuk memperkuat kehadiran digital, hingga sistem khusus untuk pengelolaan proyek, pengadaan, dan operasional internal, kami terbuka untuk berdiskusi dan mengeksplorasi berbagai kebutuhan bersama.
Tidak harus dimulai dari sistem yang kompleks. Setiap kolaborasi dapat berangkat dari tantangan yang sedang dihadapi dan dikembangkan berdasarkan prioritas bisnis.
